Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ads

Kenali 3 Kerusakan utama yang Mengakibatkan Motor Anda Mogok

Jika anda merupakan salahsatu pemilik + pengguna sepeda motor tentu ga ada salahnya jika anda mengetahui beberapa penyebab yang mengakibatkan motor anda susah hidup atau mogok.
UntukMengetahui gejala Kerusakan nya langkah pertama yang perlu anda periksa yaitu dari bagian pengapian.

1) Motor susah hidup atau mogok bisa diakibatkan jika Bunga api lemah atau percikan api tidak ada.
Yang Besar Kemungkinan bisa diakibatkan karna Busi nya sudah rusak atau kotor.
Namun Jika busi kotor anda bisa membersihkan terlebih dulu dan jika rusak sebaiknya ganti saja sesuai standar nya.

2)Motor mogok tidak bisa bisa hidup Bisa disebabkan juga akibat Coil Pengapian rusak.
Indikasi rusaknya koil pengapian adalah mesin yang mati karena tidak ada pengapian ataupun kendaraan terasa tersendat-sendat.
Cara mengecek kerusakan koil motor dan mobil dilakukan dengan cara yang sama. Yang pertama dilakukan adalah periksa dulu apakah busi memercikan bunga api atau tidak, dan pastikan juga komponen-komponen lain pada sistem pengapian seperti CDI bekerja dengan baik. Jika busi tidak memercikan bunga api dan komponen sistem pengapian lainya tidak bermasalah, maka kerusakan bisa terjadi pada Koil pengapian.

3) AKIBAT CDI RUSAK
Cara mengecek CDI motor mati sebenarnya sangatlah mudah dan caranya pun simpel dan tidak ribet. Namun, sebelumnya ada beberapa penyebab CDI motor rusak salah satunya ...

CDI atau Capasitor Discharge Ignition ini sering dikaitkan dengan sistem pengapian sepeda motor. Maka dari itu terkadang kita dapat mengetahui CDI motor mati yang disebabkan sistem pengapian motor yang bermasalah seperti : motor sering mogok.

Selain itu untuk dapat mengamati tanda-tanda CDI motor rusak atau mati, kita terlebih dahulu harus mengecek keadaan busi apakah masih baik atau sudah mati. Caranya dengan melepaskan busi dari dudukannya selanjutnya busi dekatkan busi pada bodi (logam) motor, sambil motor distarter untuk mengetahui hasilnya.

Hasilnya jika busi masih mengeluarkan bunga api artinya busi tersebut masih menyala dan berlaku sebaliknya, dengan penilaian bahwa bunga api busi yang prima itu berwarna biru sedangkan yang kurang prima cenderung berwarna merah.

Jika pengecekan busi sudah valid dan memang positif kerusakan ada CDI, Brosis bisa lanjut ketahap berikutnya.

Hanya 4 Cara Mengecek CDI Motor Mati atau Rusak



Pertama siapkan alat-alatnya terlebih dahulu seperti Avometer atau Multitester, ini berguna untuk mengecek arus suatu komponen. Brosis dapat membelinya di toko elektronik terdekat, mau tipe digital atau pun analog sama saja.

Kedua atur berapa tegangan yang dibutuhkan dengan cara memutar selector dipillihan DC 250 Volt.

Ketiga pasangkan kabel warna merah Avometer ke komponen CDI yang terhubung langsung ke koil, sedangkan untuk kabel warna hitam Avometer dihubungkan ke bodi sebagai ground.

Keempat atau terakhir amati pergerakan jarum yang ditunjukan Avometer (atau angka jika Avometer digital), apakah ada pergerakan jarum ke arah kanan atau kiri. Jika jarum masih bergerak tandanya CDI dalam kondisi masih baik, namun sebaliknya jika jarum tidak bergerak sama sekali CDI bisa dipastikan sudah rusak dan harus diperbaiki atau diganti.

Kerusakan CDI motor biasanya juga merembet ke kiprok, bisa Brosis rasakan ketika mesin motor sering brebet tak kala diajak berakselerasi cepat atau bahkan mesin serasa tidak bertenaga ketika menghadapi tanjakan.

Satu lagi gejala kerusakan CDI motor juga mirip dengan gejala kerusakan pulser motor yang cenderung kian melemah, jadi ada baiknya memang diamati terlebih dahulu.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Post a comment for "Kenali 3 Kerusakan utama yang Mengakibatkan Motor Anda Mogok"

Berlangganan via Email